Selasa, 06 Januari 2015

tiap kali aku berdoa pada TUHAN

Ini adalah tahun yang baru, aku juga akan lulus di tahun ini dan akan menyelami kehidupan sebagai mahasiswi. Amiieennn. 
Selalu berdoa pada TUHAN adalah kewajibanku sebagai seorang manusia. Tapi aku ingin sedikit bercerita tentang bagaimana aku memohon pada-NYA.  apalagi setiap aku ingin dan sangat mebgharapkan doaku di kabulkan-NYA.
Entah dari mana berasal, kejadian itu begitu saja mengalir hingga aku sudah sangat terbiasa.
Setiap kali aku memohon padaNYA, aku selalu merelakan dia yang amat aku cintai menyakitiku.
Kalian pasti tidak mengerti maksudku. Kujelaskan.

Setiap aku berdoa pada TUHAN, dan sesuatu itu sangat aku inginkan, maka aku harus berjanji pada-NYA bahwa aku rela terluka karenanya.
Jika saja apa yang aku harapkan terkabul, maka TUHAN berhak menyakitiku karena dia,orang yang amat aku cintai.
Kalian masih tidak mengerti?
Begini, kuberikan contohnya.
Jikalau aku meminta pada-NYA untuk membuatku lulus ujian hari ini, maka tuhan berhak membuatku tersakiti karenya, kita sebut saja dia in. Jika doaku terkabul, maka TUHAN berhak membuatku melihat orang aku cintai itu tersnyum bersama kekasihnya, atau yang lebih parah lagi. terserahlah apapunn itu.


Humm?? Sekarang bagaimana kau memandangku? Apakah aku aneh? Tapi itulah aku, aku juga tidak mengerti apakah ini normal layaknya mnusia biasa?
TApi, begitulah aku kepada TUHAN, aku punya cara sendiri untuk menghadap-NYA.😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar