Rabu, 24 Juni 2015

KISAH SENJA

Alkisah, di sebuah kerajaan hiduplah seorang pangeran bernama azka. Pangeran tersebut sangatlah tampan. Dia sangat di gilai kaum perempuan di seluruh kota.
Selain ketampanannya, dia juga sangat baik hati dan sangat ramah kepada para rakyat di kala itu. Setiap kali dia berjalan menyusuri kota, seluruh masyarakat selalu mengaguminya, pangeran azka pun selalu memberikan senyumnya kepada para rakyat . Pangeran azka adalah idaman semua wanita di kala itu. Salah satunya adalah senja. Perempuan dari kalangan bawah ini sangat menyukai pangeran azka. Dia sangat berharap bisa menjadi istri pangeran azka,walaupun itu sangat mustahil baginya . Setiap sore hari, senja selalu mampir ke lapangan acuan kuda untuk melihat pangeran azka bermain kuda. Menyaksikannya menunggangi kuda dengan tubuh yang di basahi oleh keringat. Membuatpangeran azka semakin terlihat menawan bagi senja.

Hingga suatu hari, terdengarlah berita bahwa pangeran akan menikah dengan seorang perempuan cantik pilihan ayahnya. Terdengar bahwa perempuan itu berasal dari desa seberang. Dia adalah putri dari seorang raja dari kerajaan termahsyur di desa itu. Ayah pangeran azka dan ayah perempuan itu adalah sahabat dekat. Dan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menjodohkan pangeran azka dan putri mayang namaperempuan itu.
Desas desus berita gembira itu tersebar di telinga para rakyat. Ada yang gembira mendengarnya dan ada pula yang sedih mendengarnya. Salah satu orang yang sedih mendengarnya adalah senja. Senja sangat kecewa karena pangeran azka akan segera menikah. Dia tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya bisa pasrah melihat keadaan itu. senja penasaran bagaimana rupa putri mayang itu. Apakah dia begitu cantik hingga bisa memikat pangeran azka? Selama ini yang senja tau, sudah berapa kali pangeran azka di jodohkan oleh ayahnya dan dia terus menolak. Namun kali ini pangeran menerimanya. Berarti putri mayang memiliki wajah yang sangat cantik hingga pangeran azka ingin menikahinya. Hingga suatu hari, orang orang berbondong bondong pergi ke lapangan acuan kuda, karena kabarnya di sana ada pangeran azka dan putri mayang sedang bermain kuda. Senja pun akhirnya pergi kesana segera. Betapa kagetnya dia melihat putri mayang. Dia sangat cantik layaknya bidadari. Kulitnya putih bersinar, wajahnya sangat cantik, senyumnya sangat menawan , rambutnya panjang dan sangat berkilau dan dia terlihat sangat anggun dan baik hati. Senja mulai mengerti dan berusaha melupakan pangeran azka.

Seminggu sebelum pernikahan pangeran azka dan putri mayang berlangsung, senja ternyata tidak bisa melupakan pangeran azka. Saking merindunya, senja jatuh sakit dan tak kunjung sembuh. Orang tua senja pun khawatir dengan keadaan anaknya yang semakin hari semakin memburuk. Hingga ibu senja mengirim surat ke kerajaan untuk pangeran azka. Pangeran azka menerimanya dan membuka surat itu.

"Untuk pangeran azka Maafkan saya yang telah lancang memberikan surat ini kepada anda Tuanku. Saya tidak bermaksud apa apa. Saya hanya ingin memberitahu anda Tuanku, bahwa anakku Yang bernama senja sangat mencintai anda. Dia selalu saja menyebut nyebut nama anda Tuanku setiap kalidia bermimpi. Sekarang dia sedang sakit parah, semenjak anda memutuskan untuk menikah dengan putri mayang. Keadaanya semakin memburuk Tuanku, dia tidak bisa makan ataupun minum, dia hanya selalu memanggil nama anda Tuanku. Aku sebagai ibu tidak tega melihatnya seperti itu. semakin hari dia semakin kurus Tuanku, tolong bantulah anakku Tuanku, jika engkau berkenan, datanglah untuk mengunjunginya,dia hanya membutuhkan anda Tuanku, tolong bantulah anakkuTuanku."

Pangeran azka kaget setelah membaca surat itu. Setiap malam dia terus berfikir apakah diaharus datang menjenguk perempuan itu atau tidak? Saking lamanya dia berfikir, hari pernikahan pangeran azka pun tiba. Semua rakyat di kala itu sangat bahagia menyambut mereka berdua. Pangeran azka pun lupa dengan permintaan ibu senja. Dia terlalu bahagia kala itu.

Beberapa bulan kemudian, putri mayang jatuh sakit. Kata tabib.putri mayang mengalami kelainan hati , tabib menyarankan bahwa sang putri harus di beri donor hati. Maka di buatlah sayembara. Barang siapa yang ingin mendonorkan hatinya untuk tuan putri maka akan di beri segudang emas dan berlian. Namun tak ada satupun yang mau mendonorkan hatinya untuk tuan putri.
Keadaan tuan putri makin memburuk. Pangeran azka pun tak henti hentinya membuat sayembara hingga ke desa seberang. Pangeran berkata "apapun akan saya lakukan untuk kalian yang ingin mendonorkan hatinya kepada istriku" .

Sebulan telah berlalu namun pangeran belum juga mendapatkan donor hati itu. Pangeran menangis tersedu sedu di samping tubuh istrinya yang kini mulai melemah. Hingga, pengawal membawa kabar baik, bahwa ada seseorang yang ingin mendonorkan hatinya untuk sang putri. Pangeran sangat senang dan sangat ingin mengucapkan terima kasih pada orang itu.
Akhirnya sang putri pulih kembali. Sebagai balasanya, pangeran azka ingin memberinya hadiah. lalu pangeran meminta pengawal memberitahunya siapa orang baik itu. Tapi pengawal malah memberinya sepucuk surat. "Untuk pangeran azka" Sebulan yang lalu, anakku senja meninggal dunia. Aku tahu anda Tuanku terlalu sibuk dengan pernikahan anda beberapa bulan yang lalu hingga tak punya waktu untuk mengunjungi anakku senja. Padahal dia sangat menunggu anda Tuanku, bahkan aku telah berjanji padanya bahwa ku pastikan anda Tuanku akan datang. Anda tahu Tuanku, dia bahkan menyuruhku membuatkannya pakaian dari kain sutra untuk dia pakai saat anda datang mengujunginya. Tapi ternyata anda tidak datang, dan anakku senja semakin memburuk. Hingga pada hari itu senja anakku melihat sayembara anda Tuanku, dia berkata bahwa izinkan aku menyumbangkan hatiku untuk tuan putri. Lalu aku bertanya pada anakku mengapa kau mau menyumbangkan hatimu untuk tuan putri? Dan apakah anda tau apa jawabannya Tuanku? Dia menjawab " aku hanya ingin hatiku hidup di tubuh sang putri, agar aku bisa tetap mencintai sang pangeran.setidaknya sang putri menggunakan hatiku dan perasaanku untuk mencintai pangeran. Jadi aku akan hidup di sisinya selamanya." pangeran, dia mencintai aku, tapi tidak sebesar cintanya pada anda Tuanku.

Pangeran azka tak henti hentinya menangis. Tangannya bergetar hebatsetelah membaca sebuah surat itu. Sang putri pun juga ikut merasa sedih sekaligus berterima kasih pada senja yang sangat menolong hidupnya itu. Sebagai tanda terima kasih, senja di kuburkan di sebuah tanah yang sangat luas, tanah itu di berikankhusus untuk menghormati senja. Hingga beberapa tahun kemudian, tanah itu di tumbuhi beraneka ragam bunga bunga nan indah. Maka pangeran azka menjadikan tanah itu sebagai taman. Yang di beri nama taman senja. Putri kecil pangeran azka dan putri mayang pun di beri nama SENJA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar